POLITIK
1. Unjuk rasa di DPR Senayan kemarin mengalami antiklimaks setelah massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) membubarkan diri dan pulang ke Pati, Jawa Tengah, setelah delegasi mereka diterima oleh 3 orang pimpinan DPR.
Unjuk rasa diteruskan oleh kelompok lain dan warga di sekitar kawasan Senayan, Jakpus. Kelompok lain, seperti kelompok ojol, merasa dikhianati oleh AMPB karena tidak ikut serta memperjuangkan aspirasi mereka.
Namun, dalam unjuk rasa lanjutan itu aparat keamanan melakukan upaya penghalauan setelah malam menjelang. Selain itu, ada massa lain menggunakan tongkat bambu yang didatangkan dengan menggunakan truk untuk melawan pengunjuk rasa, sehingga terjadi bentrok sporadis. Massa ini dari Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB), ormas yang dikenal sebagai pendukung Prabowo.
Dalam situasi tersebut sebuah pos polisi yang berada di kawasan Slipi, dekat Senayan, dibakar. Sejumlah fasilitas umum rusak. Lima buah truk yang diduga sebagai alat pengangkut massa dirusak warga. Situasi di kawasan Senayan dan sekitarnya normal kembali pagi ini.
2. Badan Gizi Nasional (BGN) mencoret sekitar 80 sekolah swasta elite di Indonesia dari penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG), seperti Jakarta Intercultural School (JIS), Cikal, Kemala Taruna Bhayangkara dan SMA Taruna Nusantara. Kepala BGN Sudaryono hari ini mengatakan, langkah itu diambil sebagai bagian dari efisiensi anggaran sekaligus penentuan kelompok yang memang membutuhkan program tersebut.
EKONOMI
1. Komisi XI DPR menetapkan 3 nama untuk mengisi pimpinan BI periode 2026-2031. Mereka adalah Destry Damayanti sebagai Gubernur BI, Aida S Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior BI, dan Solikin M Juhro sebagai Deputi Gubernur BI. Hasil keputusan Komisi XI itu akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR untuk mendapat pengesahan.
Destry sebelumnya adalah Deputi Gubernur Senior BI yang menjadi Pejabat Gubernur Sementara BI. Setelah pengesahan yang dijadwalkan pada 1 September 2026, Destry akan menjadi Gubernur BI perempuan pertama di Indonesia. Sementara Aida S Budiman saat ini menjabat Deputi Gubernur BI, dan Solikin M Juhro adalah Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Shinta W Kamdani menaruh harapan besar terhadap Destry. Dunia usaha, kata dia, berharap kepemimpinan BI berikutnya dapat mempertahankan kerangka kebijakan yang jelas, kredibel, dapat diprediksi, dan berorientasi ke depan. Ia juga menekankan pentingnya BI menjaga independensi dalam menjalankan mandatnya.
2. Menkeu Purbaya menyatakan, pemerintah tak berencana menaikkan tarif pajak pada 2027. Dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR, ia mengatakan, penerimaan negara akan dioptimalkan dengan memperluas basis pajak, serta meningkatkan kepatuhan pajak melalui pemanfaatan teknologi, penguatan sinergi antarlembaga, serta penegakan hukum yang lebih efektif.
3. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap indikasi transaksi terkait tindak pidana korupsi mencapai Rp 195,77 triliun sepanjang 2025 hingga semester I 2026. Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan, nilai tersebut terdiri atas Rp 180,87 triliun pada 2025 dan Rp 14,90 triliun pada semester I-2026.
Selain korupsi, PPATK mengidentifikasi aliran dana kejahatan lain. Tindak pidana narkotika, nominal transaksi yang teridentifikasi mencapai Rp 7,72 triliun, terdiri atas Rp 4,79 triliun pada 2025 dan Rp 2,92 triliun semester I-2026. Sementara kejahatan perbankan mencapai Rp 25,15 triliun, dengan rincian Rp 24,23 triliun pada 2025 dan Rp 920 miliar semester I 2026.
Kejahatan di pasar modal mencapai sekitar Rp 1,52 triliun, yang terdiri atas Rp 1,23 triliun pada 2025 dan Rp 290 miliar pada semester I 2026. Aliran dana juga teridentifikasi pada tindak pidana lingkungan yang mencapai Rp 684,71 triliun, yakni Rp 517,47 triliun pada 2025 dan Rp 167,23 triliun pada Semester I 2026.
TRENDING MEDSOS
1. Kata-kata “demo” dan “Senayan” masuk daftar Google Trends hari ini. Kedua kata tersebut masih terkait aksi demonstrasi 27 Agustus 2026 yang berlangsung hingga 28 Agustus pagi. Seorang tewas di Pejompongan, 5 truk dirusak massa akibat bentrokan massa aksi dengan kelompok ormas.
2. Pembicaraan mengenai demonstrasi rusuh, kemarin juga trending di X dengan kata-kata “Tanah Abang”, “Slipi”, “DPR RI”, dan “GRIB”. Warganet membagikan video kericuhan dalam aksi demo 27-28 Agustus, termasuk keterlibatan ormas dalam aksi pemukulan dan pengeroyokan warga.
HIGHLIGHT
Kepala BGN Sudaryono menyebut sekitar 80 sekolah elite dicoret dari daftar penerima MBG. Kabar ini seolah menunjukkan bahwa BGN telah melakukan “keberpihakan” kepada siswa sekolah lain yang memang membutuhkan peningkatan gizi.
Di sisi lain, pernyataan tersebut juga menunjukkan bahwa selama ini program MBG dijalankan demi mencapai target kuantitas penerima, tanpa melihat kelompok siswa mana yang paling membutuhkan MBG. Pengurangan 80 sekolah elite dari daftar penerima MBG itu pun terkesan terlalu sedikit jika melihat realita sekolah swasta yang ada di kota-kota besar.
BGN masih tetap mempertahankan paradigma lama: mengejar target kuantitas, yang berarti makan anggaran negara sangat besar yang dirasakan bermanfaat bagi sedikit orang/penerima manfaat, dan menjadi mubazir bagi lebih banyak orang.
SUMBER
BRIEF UPDATE
Kerjasama MAKPI dengan BDS Alliance
Jumat, 28 Agustus 2026





