POLITIK
1. Menko Polkam Djamari Chaniago mengumpulkan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) Herindra, dan Jaksa Agung ST Burhanuddin, di Kantor Kemenko Polkam, hari ini.
Setelah pertemuan tersebut, Djamari menjelaskan bahwa situasi dalam negeri dalam kondisi aman terkendali. Ia menyatakan video-video yang beredar di media sosial terkait aksi demonstrasi beserta narasi kerusuhan, merupakan informasi yang tidak benar. Aparat sedang mencari para penyebar hoaks tersebut.
2. Polisi menangkap seorang perempuan berinisial DM (45), warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, karena diduga menyebarkan hoaks berupa ajakan demonstrasi menjelang peringatan HUT ke-81 RI. DM ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka dari hasil penelusuran Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto hari ini mengungkapkan, DM dan seluruh barang bukti telah dibawa ke Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
EKONOMI
1. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% (yoy) pada kuartal II-2026, lebih rendah daripada kuartal I-2026 yang tumbuh 5,61%. Secara kuartalan (qtq), pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026 mengalami peningkatan 3,73%, setelah sempat terkontraksi 0,77% pada kuartal I. Secara kumulatif, ekonomi Indonesia tercatat tumbuh 5,45% pada semester I 2026.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis BPS, M Edy Mahmud mengatakan, dari sisi pengeluaran penyumbang utama pertumbuhan ekonomi ditopang oleh konsumsi rumah tangga sebesar 2,67%. Disusul Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) 2,06%, konsumsi pemerintah 1,07%, dan net ekspor minus 0,78%.
Pertumbuhan konsumsi rumah tangga tertinggi pada subkelompok restoran dan hotel sebesar 6,47%, subkelompok transportasi dan komunikasi tumbuh 5,71%. Menurut Edy, konsumsi rumah tangga tumbuh seiring momentum libur dan hari besar keagamaan.
Pertumbuhan PMTB didorong oleh investasi pada subkomponen kendaraan 26,03%. Sementara konsumsi pemerintah didorong meningkatnya belanja pegawai seiring dengan pembayaran gaji ke-13. Peningkatan realisasi belanja barang dan jasa pemerintah terutama belanja yang diserahkan kepada masyarakat berupa program MBG.
2. Jumlah penduduk miskin pada Maret 2026 sebanyak 22,93 juta orang, turun 430 ribu orang dibanding September 2025 yang 23,36 juta orang. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, M Edy Mahmud mengatakan, secara persentase tingkat kemiskinan 8,07% dari total penduduk, turun 0,18 persen poin dari September 2025 yang sebesar 8,25%.
BPS juga mencatat garis kemiskinan pada Maret 2026 sebesar Rp 669.235/kapita/bulan atau naik 4,33% dibandingkan September 2025. Garis kemiskinan di wilayah perkotaan mencapai Rp 692.906/kapita/bulan, sementara pedesaan Rp 635.172/kapita/bulan.
Komoditas makanan masih menjadi penyumbang terbesar dalam pembentukan garis kemiskinan dengan porsi 74,70%, sementara bukan makanan berkontribusi 25,30%.
Dalam konteks rumah tangga, rata-rata rumah tangga miskin di Indonesia memiliki 4,62 anggota rumah tangga. Dengan demikian, garis kemiskinan rumah tangga miskin pada Maret 2026 mencapai Rp 3.910.866 per bulan.
3. BPS mencatat, berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) jumlah angkatan kerja pada Mei 2026 sebanyak 155,41 juta orang, naik 0,497 juta orang dibanding Februari 2026. Dari jumlah itu, 7,22 juta orang menganggur, turun 24.000 orang dari Februari 2026. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,65%, turun 0,03 persen poin dibanding Februari 2026.
Sementara, jumlah penduduk pekerja mencapai 148,19 juta orang, bertambah 522.000 orang dari Februari 2026. Dari jumlah itu, pekerja penuh 98,98 juta, naik 391.000 orang dari Februari 2026. Pekerja paruh waktu 38,41 juta, naik 71.000 orang dari Februari 2026. Dan, setengah pengangguran sebesar 10,78 juta orang, naik 59 ribu orang.
HUKUM
1. Langkah banding yang diajukan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim atas vonis 10 tahun penjara, disidangkan hari ini di Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta. Tim penasihat hukum Nadiem mengajukan permohonan supaya majelis hakim memeriksa kembali 5 saksi.
Jaksa menolak permintaan tersebut dengan alasan mereka sudah dihadirkan pada sidang di pengadilan negeri. Namun, majelis hakim mengabulkan permohonan tersebut. Sidang akan dilanjutkan Rabu pekan depan dengan menghadirkan para saksi.
2. Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana mengungkapkan dominasi QR Indonesia Standard (QRIS) dalam deposit judi online (judol). Sepanjang semester I-2026 deposit melalui QRIS mencapai Rp 12,36 triliun, atau 56,04% dari total nominal deposit, dalam 198,77 juta transaksi.
Dari sisi frekuensi, QRIS mencakup 87,66% dari seluruh transaksi deposit. Adapun rekening bank dan dompet elektronik mencatat deposit sebesar Rp 9,69 triliun dalam 27,99 juta transaksi.
PPATK juga mencatat pada Januari-Juni 2026, nilai perputaran dana judi online mencapai Rp 86,82 triliun dalam 467,32 juta transaksi. Sementara, nilai deposit sebesar Rp 22,05 triliun dalam 226,76 juta transaksi melalui rekening bank, dompet elektronik, dan QRIS.
Nilai perputaran dana judol turun 12,9%, dari Rp 99,68 triliun pada Semester I-2025 menjadi Rp 86,82 triliun. Namun, jumlah transaksi meningkat 167,2%, dari 174,90 juta menjadi 467,32 juta transaksi.
Pada sisi deposit, nominalnya meningkat 26%, dari Rp 17,50 triliun menjadi Rp 22,05 triliun, sedangkan frekuensi deposit naik hampir 140%, dari 94,50 juta menjadi 226,76 juta transaksi.
TRENDING MEDSOS
1. Kata “ekonomi Indonesia” trending di Google dengan lebih 5.000 pencarian. Hari ini BPS mengumumkan, ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% (yoy) pada kuartal II-2026, lebih rendah dibanding pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 yang sebesar 5,61%.
2. Kata “Nobel” trending di X. Sebuah publikasi ilmiah yang mencantumkan nama Presiden Prabowo sebagai penulis pertama menjadi sorotan publik. Paper pengajuan nominee Nobel Perdamaian 2026 dengan mengusung program MBG, ramai dibicarakan terutama karena adanya dugaan penggunaan kecerdasan buatan (AI). Itu terlihat dari sisa prompt yang belum dihapus dari naskah.
3. Nama “Yurizal”, kata-kata “BPJS” dan “Nakes” masih trending di X. Warganet terlibat pro-kontra terhadap pelayanan nakes untuk pasien BPJS, setelah kematian Yurizal.
HIGHLIGHTS
1. Penjelasan Menko Polkam Djamari Chaniago bahwa situasi dalam negeri dalam kondisi aman terkendali, tentulah melegakan. Langkah cepat pemerintah menjelaskan situasi ini sangat penting, sebab belakangan ini gencar beredar di berbagai media sosial video maupun narasi yang menunjukkan bahwa situasi di bulan Agustus ini bakal rusuh seperti tahun lalu.
Di sisi lain, pemerintah juga perlu lebih hati-hati dalam membuat kebijakan, supaya tidak menambah unsur rasa tidak aman pada rakyat. Sebagai contoh, pelibatan aparat militer dan polisi dalam urusan kepatuhan rakyat dalam membayar pajak. Kebijakan semacam ini menjadi salah satu faktor yang membuat masyarakat resah.
2. Data hari ini justru membuka ruang untuk satu refleksi yang lebih mendasar. Pertumbuhan 5,29% memang masih relatif tinggi, kemiskinan menurun, dan pengangguran sedikit membaik. Namun, jika dicermati lebih dalam, sebagian besar penggeraknya masih berasal dari konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah, dan faktor musiman seperti libur panjang, pembayaran gaji ke-13, serta program MBG. Sebaliknya, ekspor justru menjadi penahan pertumbuhan. Artinya, fondasi pertumbuhan belum sepenuhnya bertumpu pada peningkatan produktivitas dan daya saing ekonomi.
Penurunan kemiskinan tentu patut diapresiasi, tetapi garis kemiskinan yang terus naik juga mengingatkan bahwa biaya hidup masyarakat tetap meningkat. Di sinilah tantangan pemerintah sesungguhnya, yakni mengubah pertumbuhan yang masih ditopang konsumsi menjadi pertumbuhan yang digerakkan investasi produktif, ekspor, dan penciptaan pekerjaan berkualitas.
Kabar baiknya, indikator sosial masih bergerak ke arah yang positif. Jika momentum ini diikuti dengan reformasi struktural yang konsisten serta kepastian kebijakan yang mampu memperkuat kepercayaan dunia usaha, pertumbuhan ekonomi dapat menjadi lebih inklusif dan lebih tahan menghadapi gejolak ke depan.
SUMBER
BRIEF UPDATE
Kerjasama MAKPI dengan BDS Alliance
Rabu, 5 Agustus 2026





