Harga Pertamax Berpotensi 20 Ribu/Liter, KDMP Selesai 30% Dari Target, dan Siswa NTB Keracunan MBG

EKONOMI

1. Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto mengatakan, harga BBM nonsubsidi Pertamax dan Pertamina Dex berpotensi naik di kisaran Rp 18-20 ribu per liter, jika harga minyak dunia tetap tinggi. Sementara mengenai harga BBM bersubsidi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan tidak akan naik meski harga minyak dunia menguat.

Harga minyak dunia sudah kembali tembus USD 100 per barel. Harga minyak Brent naik USD 1,05 menjadi USD 108,68 per barel pada Jumat. Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 95 sen menjadi USD 103,45 per barel. Kedua harga acuan tersebut sebelumnya melonjak lebih 6% pada Kamis, menyusul serangan AS terhadap sejumlah kapal tanker Iran. Secara mingguan, Brent dan WTI naik hampir 13%.

2. Hingga kini baru 24.191 unit Kopdes Merah Putih (KDMP) yang terbangun 100%, atau sekitar 30% dari target 80.000 unit. Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao De Sousa Mota mengakui, fasilitas untuk 80.000 unit KDMP sudah dibeli. Barang-barang mulai dari AC hingga perabotan lain belum terdistribusi dan dititipkan di Kodim setempat karena KDMP belum beroperasi.

Joao beralasan pembelian dilakukan secara borongan sesuai jumlah target KDMP karena pembuatannya membutuhkan waktu berbulan-bulan. Selain itu, harga belinya lebih murah. Sebelumnya diberitakan, pembangunan gedung 24.191 KDMP dan belanja fasilitas lainnya telah menyerap anggaran Rp 106 triliun, yang berasal dari pinjaman ke bank-bank Himbara sebesar Rp 175 triliun.

Sementara dari dashboard Sistem Informasi Manajemen Koperasi tercatat, dari 24.184 KDMP belum satu pun yang telah lolos verifikasi dan validasi (verval). Padahal cicilan pertama utang pembangunan KDMP jatuh tempo akhir September 2026. Proses verval dilakukan Kemenkop, Pemda, serta melibatkan BPKP dan BPK untuk pengadaan barang dan pembiayaannya.

Menkeu Purbaya sebelumnya sudah memastikan siap membayar utang KDMP Rp 40 triliun per tahun selama 6 tahun. Ia yakin Kemenkop telah menyiapkan skenario percepatan verval. Menkop Ferry Juliantono mengatakan akan melakukan penyegeraan proses verval untuk pembayaran utang jatuh tempo. Namun, ia tak menjelaskan berapa unit yang sudah diupayakan.

3. Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP, Yulius Setiarto, meminta pemerintah memperkuat regulasi dan pengawasan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Pelaksanaan program, kata Yulius, harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan hukum untuk mencegah persoalan administrasi maupun potensi kerugian negara.

4. Survei Konsumen dan Perekonomian Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat, Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) Agustus 2026 berada di 83,8, turun 0,4 poin dari 84,2 pada Juli. Pelemahan terutama bersumber dari Indeks Situasi Saat Ini (ISSI) yang turun 2,5 poin menjadi 61,5. Sementara Indeks Ekspektasi (IE) menguat 1,1 poin menjadi 100,5.

Penurunan IKK dipengaruhi oleh kenaikan harga bahan pokok, terbatasnya lapangan kerja, serta tekanan pada sektor pertanian akibat kekeringan, gangguan produksi, gagal panen, dan penurunan harga jual hasil panen.

Berdasarkan kelompok pendapatan, IKK rumah tangga (RT) berpendapatan di atas Rp 1,5-3 juta per bulan, turun paling besar yakni 2,2 poin, diikuti IKK RT berpendapatan di atas Rp 7 juta yang turun 0,4 poin. Sebaliknya, IKK RT berpendapatan hingga Rp 1,5 juta menguat 3,4 poin, dan IKK RT berpendapatan Rp 3-7 juta naik 0,7 poin.

SOSIAL

1. Ratusan siswa dari sejumlah sekolah di Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami pusing dan muntah setelah menyantap MBG, Jumat (11/9/2026). Ketua Satuan Tugas (Satgas) Program MBG NTB Fathul Gani mengungkap 352 siswa sempat dirawat di sejumlah puskesmas, dan sudah diizinkan pulang.

Sajian MBG yang disantap para siswa itu berasal dari sebuah dapur SPPG di Desa Lendang Tampel, Kecamatan Batukliang. Dapur itu akan di-“suspend”, kata Fathul. Di media sosial beredar rekaman dalam menu MBG yang disantap para murid terdapat banyak ulat.

Peristiwa di Lombok Tengah itu terjadi tak berselang lama dengan keracunan MBG di Pati, Jawa Tengah, pada Rabu 9 September lalu. Sebanyak 103 siswa dan 13 guru mengalami mual dan diare di SMP Negeri 1 Gembong, Pati. Nasib serupa dialami 127 siswa serta 30 guru Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Pati.

2. Keluarga korban keracunan MBG di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menempuh jalur hukum. Kuasa hukum korban, Aslia Rubianto, mengatakan laporan telah disampaikan ke Polres Tanah Karo pada 31 Agustus 2026. Ada tiga pihak yang dilaporkan, yakni SPPG terkait, Badan Gizi Nasional (BGN), dan guru. Selain menempuh jalur pidana, tim kuasa hukum juga menyiapkan gugatan perdata.

Keracunan massal MBG di Karo terjadi pada 13 Agustus 2026, yang menimpa 300-an siswa. Salah satu korban keracunan yang mengalami sakit parah adalah Febi Yona Purba (16), siswi SMKN 1 Berastagi, yang mengalami kejang, lidah tegang, susah bicara, hingga kehilangan ingatan dan tidak mengenali keluarganya.

POLITIK

Presiden Prabowo sudah berada di New Delhi, India, kemarin, untuk menghadiri KTT ke-18 BRICS. Ini organisasi kerja sama ekonomi yang menggunakan huruf depan 5 negara pendirinya yakni Brazil, Russia, India, China, South Africa. Keberadaan Prabowo di India ini juga menandai kunjungan ke luar negeri kedua dalam bulan September ini, setelah sebelumnya berada di Vladivostok, Rusia, pada tanggal 1- 4 September 2026 atas undangan dari Presiden Vladimir Putin.

TRENDING MEDSOS

1. Kata “Jakarta” masuk daftar Google Trends hari ini. Pemprov DKI Jakarta memastikan tidak ada kerusakan bangunan maupun korban manusia di Kepulauan Seribu setelah terjadi gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9, Sabtu pagi. Gempa Kepulauan Seribu juga trending di X dengan kata “04.23 WIB” yang menunjukkan waktu gempa.

2. Kata “meteor” banyak dicari di Google. Berita terkait meteor adalah bunyi dentuman keras mengagetkan warga Gorontalo, Sabtu dini hari. Suara terdengar di hampir seluruh wilayah Provinsi Gorontalo. Ahli geofisika dari Universitas Negeri Gorontalo, Raghel Yunginger, menduga benda antariksa yang memancarkan kilatan cahaya terang dan mengeluarkan suara dentuman keras itu adalah sebuah meteor fireball yang jatuh.

HIGHLIGHT

Pembayaran cicilan pertama utang Kopdes Merah Putih (KDMP) jatuh tempo mulai akhir September. Sementara dari 24.184 KDMP belum satu pun yang lolos verifikasi dan validasi (verval). Padahal, verval dibutuhkan agar Kemenkeu bisa mengeluarkan anggaran untuk pembayaran utang pembangunan KDMP ke Himbara.

Menkop Ferry Juliantono berjanji mempercepat proses verval. Namun masyarakat berharap, pemeriksaan oleh auditor negara dilakukan secara seksama. Apalagi fasilitas untuk 80.000 KDMP sudah dibeli, meski 70% koperasinya belum selesai dibangun. Jangan sampai kasus seperti pada program MBG juga terjadi di KDMP.

SUMBER

BRIEF UPDATE
Kerjasama MAKPI dengan BDS Alliance
Sabtu, 12 September 2026

Avatar photo

Makpi Support

Articles: 1064

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *