Jumlah Penduduk RI Sebanyak 290 Juta, Harga Beras SPHP Rp11.000, dan Banjir Terjadi di Kota Padang

SOSIAL

1. Jumlah penduduk Indonesia berdasarkan pada Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester I 2026 per 30 Juni 2026 sebanyak 290.125.073 orang, terdiri laki-laki 146.402.289 orang dan perempuan 143.722.784 orang. Dengan demikian Indonesia berada di posisi keempat di antara negara-negara dengan populasi terbanyak, di bawah India (sekitar 1,48 miliar), China (1,41 miliar), dan Amerika Serikat (349 juta).

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Teguh Setyabudi memaparkan, rata-rata pertumbuhan penduduk Indonesia sebesar 1,7 juta orang per semester. Dengan tren tersebut populasi 300 juta orang dapat terjadi pada 2029 atau 2030.

Dari total populasi tersebut, sebanyak 201.060.449 jiwa atau 69,3% adalah penduduk usia produktif (15–64 tahun). Kelompok usia 15-19 tahun menjadi yang terbesar dalam struktur penduduk Indonesia, disusul kelompok usia 20-24 tahun, dan penduduk lanjut usia sekitar 7,9% dari total populasi.

Teguh Setyabudi mengatakan, komposisi populasi tersebut merupakan bonus demografi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi apabila didukung pendidikan, layanan kesehatan, dan pelatihan kerja yang memadai.

2. Jumlah peminat Program Magang Nasional Batch I Angkatan II 2026, menurut Kementerian Tenaga Kerja, mencapai sekitar 732 ribu orang, sementara kuota yang tersedia hanya 50 ribu peserta. Jumlah tersebut melonjak drastis dibandingkan pada periode angkatan pertama Oktober 2025, sebanyak sekitar 400 ribu peminat, dengan kuota tersedia 100 ribu.

Program dari Kemenaker ini dimaksudkan untuk untuk membantu lulusan baru mendapatkan pengalaman kerja nyata, menekan angka pengangguran muda, serta menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.

Peserta menjalani magang penuh selama 6 bulan, dan mendapatkan uang saku sebesar Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) sesuai lokasi penempatan magang.

EKONOMI

1. Perum Bulog mengusulkan penerapan kebijakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) satu harga, setelah kondisi keuangan perusahaan membaik. Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, usulan itu disampaikan menyusul persetujuan kenaikan margin fee menjadi 7%. Jika usul disetujui, harga beras SPHP dari gudang Bulog menjadi Rp 11.000/kg di seluruh Indonesia.

Rizal mengatakan, persetujuan kenaikan margin fee menjadi 7% diproyeksikan membuat neraca keuangan Bulog berbalik positif sekitar Rp 1,14 triliun hingga akhir tahun. Perbaikan kondisi keuangan juga didukung kebijakan penurunan bunga pinjaman Bulog menjadi 3% dengan tambahan subsidi bunga dari pemerintah. Kebijakan itu memangkas beban bunga Bulog lebih dari Rp 1,07 triliun per tahun.

2. Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu membantah masyarakat mulai menggunakan tabungan untuk belanja atau “makan tabungan” (mantab). Data terbaru, kata dia, justru menunjukkan simpanan masyarakat, termasuk nasabah kecil, mencatat pertumbuhan.

Hingga Juni 2026, kata dia, simpanan di bawah Rp 100 juta, yang didominasi rekening perorangan, tumbuh 5,16% (yoy). Simpanan dengan saldo di bawah Rp 5 juta meningkat 7,36% (yoy), sementara rekening dengan saldo Rp 5 juta hingga Rp 10 juta tumbuh 10,01%. Pertumbuhan tertinggi dicatat simpanan dengan saldo di atas Rp 5 miliar yang didominasi dana korporasi.

Anggito juga merespons hasil Mandiri Saving Index. Menurut dia, indeks tersebut menggunakan basis perhitungan yang berbeda sehingga tidak dapat dibandingkan secara langsung dengan data LPS. Mandiri Saving Index menggunakan basis Januari 2022, bukan perkembangan tabungan seperti yang dimiliki LPS.

Ekonom Bank Mandiri pekan lalu merilis data tabungan masyarakat yang menunjukkan tren menipis. Mandiri Saving Index pada Juni 2026 sebesar 84,8, terkontraksi 5,7% (yoy). Sementara Mandiri Spending Index tumbuh 5,9% (yoy), di 123. Saat indikator tabungan turun dan konsumsi terjaga, indeks pinjaman yang mencakup pinjaman online, kartu kredit, dan paylater justru naik hingga 24,6% (yoy), di 157,7.

3. Menkeu Purbaya mengatakan, bahwa Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) sepakat, penarikan dana saldo anggaran lebih (SAL) dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk ditempatkan kembali ke Bank Indonesia (BI), tidak mengganggu likuiditas perbankan. Ia menambahkan, pemerintah juga akan berdiskusi lebih lanjut dengan BI mengenai kebijakan penempatan uang negara di bank-bank BUMN. Pemerintah akan menyesuaikan dengan arah kebijakan BI.

Sementara Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari memastikan proses penarikan SAL dari Himbara akan dilakukan melalui koordinasi yang matang dengan Kemenkeu. Bank-bank penerima dana SAL telah mempersiapkan likuiditas untuk mengantisipasi penarikan dana tersebut.

Berdasarkan laporan terakhir Kemenkeu per 29 Juni 2026, dana SAL yang mengendap di Himbara sebanyak Rp 381 triliun. Kemenkeu juga memperpanjang jatuh tempo penempatan dana SAL sebesar Rp 281 triliun hingga Desember 2026. Selebihnya, dana sebesar Rp 100 triliun berstatus sebagai dana siaga, alias bisa ditarik kapan saja.

TRENDING MEDSOS

1. Kata “BPJS” bersama-sama “LPDP” trending di X terkait curhat seorang pasien BPJS, Yurizal Tri Chaerawan, yang 8 jam di IGD belum dapat kamar. Isu ini mula-mula muncul di Threads, baru berkembang di X. Pembahasan terutama tentang komentar para dokter yang dinilai nirempati, salah satunya menyebut “kalau mau cepat di kamar jenazah”. Beberapa hari kemudian, si pasien meninggal dunia. Kata “LPDP” merujuk pada seorang dokter perempuan awardee LPDP, yang menyebut pasien BPJS itu “haven’t some brain cells”.

2. “Banjir Padang” trending di Google. Banjir menerjang Kota Padang, Sumbar, Senin kemarin. Hujan deras dari pukul 11.00 hingga 17.00 WIB mengakibatkan banjir di seluruh kota.

3. Kata “Padel” masuk daftar Google Trends terkait pembangunan lapangan padel di Bandung yang menebang pohon-pohon di pinggir Jalan Riau. Wali Kota Bandung Farhan sempat marah-marah karena penebangan pohon tersebut.

4. Sejumlah host siniar di kanal Youtube dan media sosial lainnya, diundang Direktorat Jenderal Pajak Kemenkeu untuk dimintai keterangan soal honor yang mereka berikan kepada pengamat ekonomi Ferry Latuhihin. Mereka yang dimintai keterangan antara lain Hendri Satrio dan Rhenald Kasali. Ferry dikenal lantang menilai Purbaya tidak layak sebagai Menkeu, dan meminta Presiden Prabowo supaya mencopot Purbaya.

HIGHLIGHT

Data dari Dukcapil Kemendagri menunjukkan 69,3% penduduk Indonesia usia produktif, yang didominasi usia 15- 24 tahun. Sementara, Kemenaker mengungkap, sebanyak 732 ribu orang mendaftar program Magang Nasional Batch I Angkatan II 2026, sedangkan kuota yang tersedia hanya 50 ribu peserta.

Dua data tersebut dapat sedikit memberi gambaran, betapa banyak tantangan yang harus diatasi supaya bonus demografi itu dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

SUMBER

BRIEF UPDATE
Kerjasama MAKPI dengan BDS Alliance
Selasa, 4 Agustus 2026

Avatar photo

Makpi Support

Articles: 1022

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *