Bupati Tulungagung Ditangkap KPK, Seskab Sebut Terjadi Inflasi Pengamat, dan LPG Industri untuk Masyarakat

HUKUM

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo sudah berada di kantor KPK Jakarta hari ini, setelah ditangkap pada Jumat malam 10 April 2026. Dalam operasi tangkap tangan di Tulungagung, Jawa Timur, KPK menangkap 16 orang, termasuk bupati, dan menyita uang ratusan juta rupiah. Ada 12 pejabat Pemda Tulungagung lainnya yang juga dibawa ke Jakarta untuk diperiksa. KPK belum menjelaskan duduk perkaranya. Dengan demikian selama 4 bulan pertama tahun 2026 ini KPK sudah menangkap 6 kepala daerah.

Gatut menjabat bupati periode 2025–2030, setelah selama 5 tahun sebelumnya menjabat sebagai wakil bupati. Ia semula kader PDIP, tapi sebelum Pilkada 2024 ia keluar dari PDIP dan diusung oleh sejumlah parpol. Pengusaha bahan bangunan ini, menurut Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Gatut belum berstatus sebagai kader Gerindra, karena sedang dalam tahap mendaftarkan diri.

POLITIK

1. Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menyebut saat ini terjadi inflasi pengamat. Ada pengamat beras, kata dia, tapi background-nya bukan di situ. Ia bilang kemarin, para pengamat itu kerap keliru. Mereka, kata Teddy, berusaha memengaruhi warga dan membentuk opini publik sejak Prabowo belum menjabat Presiden RI. Dia juga membantah bahwa dalam waktu dekat Indonesia akan chaos. Itu adalah narasi yang keliru, kata Teddy.

2. Presiden Prabowo akan melakukan kunjungan kerja ke Rusia dalam waktu dekat. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya kemarin mengungkapkan, kunjungan luar negeri Presiden merupakan bagian dari upaya memperkuat kerja sama strategis dengan sejumlah negara mitra. Ia mencontohkan kunjungan Prabowo ke Jepang akhir Maret lalu, yang menghasilkan kesepakatan di sektor energi.

EKONOMI

1. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak fluktuatif dalam sepekan. Dikutip dari Bloomberg, rupiah ditutup melemah ke Rp 17.104/USD, Jumat kemarin. Sehingga, dalam sepekan ini rupiah melemah 0,73%. Sementara berdasarkan Jisdor BI, secara harian rupiah melemah 0,17% ke Rp 17.112/USD. Dalam sepekan, rupiah melemah 0,57% dari posisi Kamis (2/4/2026). Menurut analis mata uang, Ibrahim Assuaibi, pergerakan rupiah dalam sepekan dipengaruhi kombinasi sentimen global dan faktor domestik.

Investor masih fokus pada perkembangan Timur Tengah. Saat AS-Iran menyepakati gencatan senjata selama 2 pekan, kata Ibrahim, nilai tukar rupiah sempat menguat sebelum akhirnya terganggu oleh serangan Israel ke Lebanon. Faktor dalam negeri, investor melihat ruang fiskal pemerintah semakin terbatas untuk meredam gejolak harga minyak. Kenaikan harga energi berisiko memperlebar defisit yang sampai Maret sudah mencapai Rp 240,1 triliun (0,93% dari PDB).

2. Ekonom energi Center of Reform on Economics (CORE) M Ishak Razak mengingatkan, pengalihan gas minyak cair (LPG) industri untuk konsumsi masyarakat, berisiko membuat operasional dunia usaha terganggu. Kebijakan itu cukup rasional sebagai upaya sementara menjaga stabilitas sosial dan mencegah kelangkaan LPG di masyarakat. Namun, yang penting adalah membenahi akar masalahnya. Yakni, ketergantungan yang tinggi pada impor, serta rendahnya produksi dan kapasitas kilang domestik.

Sebelumnya Sekretaris Ditjen Migas Kementerian ESDM Rizwi Jilanisaf Hisjam mengatakan, pihaknya menginstruksikan kilang LPG swasta untuk mengalihkan penjualan LPG industri ke PT Pertamina Patra Niaga (PPN) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dalam paparan kepada Komisi XII DPR, ia menjelaskan, kebutuhan LPG Januari-Februari 2026 mencapai 1,56 juta metrik ton, sekitar 1,31 juta metrik ton atau 83,97% pasokan didapat dari impor, sementara produksi dalam negeri hanya 130 ribu metrik ton.

TRENDING MEDSOS

1. Bupati Tulungagung menjadi salah satu topik paling dicari di Google. KPK menangkap 16 orang dalam operasi tangkap tangan di Tulungagung, termasuk Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo. Dalam kaitan itu, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad memberi klarifikasi bahwa Gatut Sunu masih dalam tahap mendaftar sebagai anggota Partai Gerindra, belum menjadi kader.

2. Kata “pengamat” trending di X hari ini. Warganet membicarakan pernyataan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang menyebut Indonesia mengalami inflasi pengamat. Kebanyakan pengamat, menurut Teddy, berusaha membentuk opini publik sejak sebelum Prabowo terpilih sebagai presiden. Namun, 96 juta rakyat lebih percaya presiden.

HIGHLIGHT

Pernyataan Seskab Teddy Indra Wijaya sebenarnya hanya gaung dari pernyataan yang sering disampaikan Presiden Prabowo sebelumnya. Presiden Prabowo tampaknya sangat terganggu oleh kritik para pengamat. Pernyataan paling eksplisit disampaikannya pada sidang kabinet, 13 Maret lalu. Ia menuduh motivasi para pengamat adalah menimbulkan kecemasan rakyat. Ia menegaskan akan menertibkan para pengamat tersebut. Pernyataan-pernyataan itu bisa dinilai sebagai tekanan bagi suara kritis terhadap kebijakan pemerintah. Ini berbahaya, karena pernyataan itu bisa diterjemahkan aparat keamanan sebagai instruksi. Atau, ini berpotensi membuat masyarakat takut bersuara kritis.

SUMBER

BRIEF UPDATE
Kerjasama MAKPI dengan BDS Alliance
Sabtu, 11 April 2026

Avatar photo

Makpi Support

Articles: 912

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *