SOSIAL
Ratusan santri lelaki dan perempuan Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, kemarin malam mengalami keracunan yang diduga akibat menyantap menu MBG. Makanan berupa nasi putih, orak-arik telur, tempe bumbu bali, sayur tumis buncis, dan buah apel, disantap siang hari, dan berefek pada sore malam.
Pengasuh Ponpes Manbaul Hikam, Abdul Wahid Harun mengatakan ada sekitar 1.000 santri yang menyantap MBG, sebanyak 431 orang di antaranya terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena mengalami gejala pusing berat, muntah, sakit perut, dan lemas.
Wakil Gubernur Jawa Timur yang juga sebagai Ketua Satgas MBG Jatim, Emil Elestianto Dardak membantah kabar yang beredar mengenai adanya korban jiwa dalam peristiwa keracunan massal tersebut. Ia mengakui, korban keracunan tak hanya terjadi di pesantren itu, tapi juga di 18 lembaga pendidikan lainnya. Makanan MBG itu diolah oleh sebuah dapur atau SPPG di Kalitengah di Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, yang kemudian mendapat sanksi suspend oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
POLITIK
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) M Herindra hari ini mengaku tengah mendalami kabar yang menyebut ada 8 warga negara Indonesia (WNI) yang diduga direkrut menjadi tentara Rusia. Kabar tersebut dilansir oleh Badan Intelijen Luar Negeri Ukraina yang menyebut mereka direkrut untuk dijadikan tentara di medan tempur melawan Ukraina.
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, modus perekrutan WNI itu dengan cara mereka diiming-imingi gaji besar sebagai satuan pengaman (satpam). Anggota Komisi I DPR Nurul Arifin mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja ekstrem, seperti menjadi prajurit atau kombatan negara asing, yang berisiko mencabut status kewarganegaraan.
BENCANA
Kondisi udara di sebagian wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat masuk kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya, akibat asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Berton SP Panjaitan mengatakan, di Kalimantan Tengah terpantau 63 titik api dengan jarak pandang yang kini terbatas sekitar 2 kilometer.
EKONOMI
1. Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menemukan 19 perusahaan yang terindikasi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di 7 provinsi sejak Januari hingga kini. Deputi Penegakan Hukum KLH/BPLH Irjen Pol Rizal Irawan mengatakan, tindakan KLH/BPLH meliputi pemasangan plang pengawasan, penyegelan, serta tindakan lain.
Dari 19 perusahaan, 7 berada di Kalbar dengan area terbakar 2.260,08 hektare (ha). Lalu, 4 perusahaan di Sumatera Selatan dengan total area 772,72 ha. Di Kalsel 3 perusahaan dengan area 6.595,15 ha, di Kalteng 2 perusahaan seluas 99,40 ha, Lampung 1 perusahaan seluas 202,73 ha, dan di Riau 1 perusahaan dengan area terbakar 7,10 ha. Secara keseluruhan, luas area terbakar sekitar 11.046,69 ha.
Rizal juga mengungkapkan, sepanjang 2023-2025, ada 32 perkara yang belum selesai, dengan potensi kerugian lingkungan hidup sebesar Rp 5,3 triliun.
2. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu mencatat penerimaan pajak Rp 825,28 miliar dari para pengemplang pajak di sektor besi dan baja. Dirjen Pajak Bimo Wijayanto mengungkapkan, jumlah itu berasal dari penanganan 38 wajib pajak (WP) di sektor besi dan baja dan pihak-pihak yang memiliki keterkaitan dalam mata rantai transaksi.
DJP juga melakukan penanganan terhadap pihak-pihak yang menjadi lawan transaksi ke-38 WP tersebut. Pengembangan mencakup 485 WP untuk tahun 2021-2026 dengan penerimaan Rp 380,5 miliar. Selain itu, Pemeriksaan Bukti Permulaan terhadap 20 WP sektor besi dan baja lainnya menghasilkan Rp 118,18 miliar. Sehingga totalnya Rp 825,28 miliar.
3. Industri tekstil belum beroperasi normal. Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia Jemmy Kartiwa mengatakan, rata-rata utilisasi produksi industri tekstil baru sekitar 60%-70%, seiring permintaan yang belum pulih. Tingkat utilisasi berbeda-beda, perusahaan dengan order ekspor dan domestik mampu beroperasi lebih tinggi, tapi yang hanya mengandalkan pasar domestik menghadapi tekanan lebih besar.
Menurut Jemmy, pembeli saat ini cenderung memesan dalam volume lebih kecil dengan periode pemesanan lebih pendek. Sehingga, pelaku industri lebih berhati-hati menentukan produksi. Perusahaan tekstil juga masih berupaya mempertahankan tenaga kerja. Penyesuaian yang dilakukan adalah pengaturan shift dan pengurangan jam kerja mengikuti perkembangan order.
4. PT Pertamina Patra Niaga (PPN) melakukan penyesuaian harga produk BBM nonsubsidi Pertamax Green 95 dari Rp 16.600 menjadi Rp 19.150 per liter. Harga berlaku mulai 2 September 2026. Sehari sebelumnya, PPN telah menaikkan BBM nonsubsidi lain. Pertamax Turbo (RON 98) naik dari Rp 18.300 menjadi Rp 19.600, Dexlite dari Rp 19.700 menjadi Rp 23.700, serta Pertamina Dex naik dari Rp 21.150 menjadi Rp 25.200.
TRENDING MEDSOS
1. “Santri keracunan MBG Sidoarjo” masuk daftar pencarian terbanyak di Google hari ini. Ratusan santri di Sidoarjo menjadi korban keracunan MBG. Rinciannya, 65 pasien masih dirawat di RS, 320 sudah keluar RS, dan 115 masih menjalani observasi. Menu MBG berasal dari SPPG Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo.
2. “MNC Bank” masuk daftar Google Trends hari ini. Berita terkait bank tersebut adalah hilangnya isi safe deposit box nasabah. Pihak MNC menilai ada kejanggalan dalam video yang memperlihatkan kehilangan tersebut, namun akan mengeceknya.
3. “Rusia” trending di X. Warganet membicarakan kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia. Prabowo menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, sebagai tamu kehormatan atas undangan Presiden Putin.
HIGHLIGHTS
1. Rusia memang melakukan perekrutan warga negara lain untuk dijadikan tentara guna diterjunkan di medan laga melawan Ukraina. Perang melawan Ukraina yang sudah berjalan lebih dari 4 tahun memaksa Rusia merekrut warga negara lain untuk dijadikan tentara mengingat Rusia kekurangan personel militer.
Karena itu, logis pula ada WNI yang ikut direkrut. Memang janji mendapat gaji besar menjadi insentif utama yang menyebabkan banyak WNA tergiur berangkat ke Rusia, termasuk 8 WNI tersebut.
2. Pada kasus kebakaran hutan yang selalu berulang di Sumatera, Kalimantan, dan bahkan kini mulai meluas ke Papua, kemauan politik (political will) pemerintah tidak bisa lagi diukur dari seberapa cepat helikopter pemadam diterbangkan, atau berapa banyak plang penyegelan dipasang.
Parameter keberhasilan sejati terletak pada transparansi penyelesaian 32 kasus hukum yang tertunda, pemaksaan eksekusi ganti rugi Rp 5,3 triliun, serta pemulihan hidrologi lahan gambut yang telah rusak. Tanpa itu, tindakan pemerintah akan terus dipersepsikan publik sebagai pembiaran terstruktur demi kompromi ekonomi-ekstraktif.
SUMBER
BRIEF UPDATE
Kerjasama MAKPI dengan BDS Alliance
Rabu, 2 September 2026





