Penyerang Aktivis Kontras dari Bais TNI, Pemerintah akan Efisiensi Anggaran, dan PMI akan Bantu Iran

Pengumuman: Sehubungan dengan libur nasional Hari Raya Nyepi dan Idulfitri, Brief Update tidak terbit dari Kamis, 19 Maret sd Selasa, 24 Maret 2026. Terima kasih atas perhatiannya.

POLITIK

1. Empat pelaku penyerangan dengan air keras terhadap aktivis Kontras, Andrie Yunus, terungkap. Mereka berasal dari Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI. Informasi itu disampaikan oleh Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) Markas Besar TNI Mayor Jenderal Yusri Nuryanto, hari ini. Mereka adalah Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES dari matra Angkatan Laut dan Angkatan Udara. Namun, Yusri belum mengumumkan peran dan motif penyiraman air keras terhadap aktivis tersebut.

Pengumuman dari Danpuspom tersebut terjadi sehari setelah Kapuspen TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah mengungkapkan bahwa TNI tengah melakukan penyelidikan secara internal, mengingat ada opini yang berkembang di masyarakat bahwa diduga pelakunya dari TNI. Ia pun tak menutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan Polri dalam penyelidikan tersebut.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hari ini menyatakan, jajarannya terus mendalami kasus penyerangan terhadap Andrie di wilayah Salemba, Jakpus, pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 23.30. Listyo bilang, pihaknya berkomitmen menjalankan perintah Presiden Prabowo agar kasus ini diusut secara tuntas. Berdasarkan keterangan awal Polda Metro Jaya, pelaku penyerangan 4 orang, yang diperkirakan orang terlatih.

2. Lonjakan harga minyak mentah dunia akibat perang di kawasan Timur Tengah, menyebabkan Indonesia sebagai importir minyak harus bersiap menghadapi krisis. Pemerintah pun sedang menyusun detail efisiensi guna mengurangi defisit anggaran. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo kemarin menjelaskan, kajian pemotongan gaji jajaran kabinet dan anggota DPR sedang dilakukan. Namun, anggaran program prioritas MBG dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak dikurangi.

Anggota Komisi IX DPR dari Nasdem Irma Suryani Chaniago, mempertanyakan efektivitas pemotongan gaji anggota legislatif dan menteri karena hanya menghemat 0,02% APBN saja. Pemotongan gaji pejabat, kata Irma, memang menarik secara politis. Karena di saat rakyat diminta berhemat dan pemerintah memperketat belanja, publik tentu ingin melihat elite negara ikut merasakan pengorbanan yang sama.

3. Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan, prajurit TNI harus terlibat dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan masyarakat. TNI adalah tentara rakyat yang harus selalu berada di tengah masyarakat. Dengan demikian, prajurit diminta menjaga keamanan dan kenyamanan warga, serta menunjukkan kesiapan dalam melindungi rakyat. Pernyataan Sjafrie tersebut disampaikan saat berkunjung ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) 845/Ksatria Satam, Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (17/3/2026).

4. Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) bersama Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi, hari ini membahas tentang bantuan PMI untuk rakyat sipil Iran yang tengah dilanda perang melawan AS-Israel. Bantuan dari PMI akan disesuaikan dengan kebutuhan mendesak, khususnya dalam bentuk obat-obatan yang akan disalurkan melalui negara-negara terdekat. Mohammad Boroujerdi menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan Indonesia, baik dari pemerintah maupun dari masyarakat. Ia mengungkapkan, Rusia telah mengirimkan 13 ton bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan ke Iran melalui Azerbaijan.

EKONOMI

1. Ekonom mengkritisi efisiensi belanja kementerian/lembaga untuk meredam tekanan fiskal akibat lonjakan harga minyak. Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira mengatakan, ruang efisiensi pada 2026 semakin terbatas. Jika sebelumnya masih bisa difokuskan pada belanja non-prioritas, kini efisiensi mulai menyentuh program inti. Pos-pos yang masih bisa dirasionalisasi antara lain pengadaan di sektor hankam yang tidak mendesak, belanja penunjang, hingga penundaan program tertentu seperti Kopdes, dan sebagian proyek di IKN dengan fokus pada pemeliharaan.

Sementara ekonom CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet, mengingatkan efisiensi di awal 2025 yang menciptakan ruang fiskal Rp 300 triliun. Saat itu, belanja pemerintah tertahan di semester I dan menekan pertumbuhan ekonomi di kuartal I dan II. Jika pendekatan itu kembali ditempuh saat ini, bisa jadi efeknya sama, yakni membantu menjaga defisit tapi menahan momentum pertumbuhan ekonomi.

Yusuf juga menyoroti tiadanya realokasi program-program besar seperti MBG dan Kopdes Merah Putih yang total anggarannya mendekati Rp 400 triliun. Sementara, dengan asumsi harga minyak USD 100/barel dan nilai rupiah Rp 16.800/USD, tambahan beban fiskal diperkirakan Rp 200 triliun. Itu bisa ditutup dengan penyesuaian sebagian dari program-program tersebut.

2. Bank Indonesia (BI) mengeluarkan kebijakan terbaru, yakni mewajibkan penyertaan dokumen underlying untuk transaksi valas di atas USD 50 ribu dari sebelumnya USD 100 ribu per bulan. Menurut Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Deny Prakoso, penerapan threshold penyampaian dokumen underlying ini, untuk memastikan transaksi pembelian valas dilandasi kebutuhan ekonomi. Penyesuaian threshold transaksi tunai beli valas akan berlaku 1 April 2026, dengan masa transisi sampai dengan 30 April 2026.

3. Bank Indonesia (BI) hingga 16 Maret 2026 telah membeli Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp 86,16 triliun, termasuk pembelian di pasar sekunder sebesar Rp 46,72 triliun. Menurut Gubernur BI Perry Warjiyo, langkah itu bertujuan menjaga stabilitas perekonomian sekaligus mempertahankan kredibilitas kebijakan BI. Sebagai informasi, BI menargetkan pembelian SBN di pasar sekunder mencapai Rp 173,4 triliun sepanjang 2026. Kebijakan ini juga menjadi bagian dari strategi bank sentral bersama pemerintah dalam pelaksanaan pertukaran utang (debt switch).

4. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Muhammad Ishak Razak, menyarankan pemerintah membatalkan pembatasan impor BBM jenis diesel dan bensin bagi operator SPBU swasta. Badan usaha swasta itu dapat dimanfaatkan untuk mengamankan stok domestik di tengah ketatnya pasokan global akibat perang di Teluk Persia. SPBU swasta dapat membantu menopang Pertamina jika ada peningkatan antrean di SPBU-nya. Selain itu, SPBU swasta justru perlu didorong untuk memiliki cadangan minimal yang dapat membantu meningkatkan cadangan BBM nasional.

TRENDING MEDSOS

1. “Nyepi” trending di X berkaitan dengan Hari Raya Nyepi yang jatuh pada 19 Maret 2026 besok. Rangkaian tradisi Nyepi sudah dimulai sejak Senin-Selasa lalu, dan hari ini dilaksanakan upacara Tawur Agung Kesanga dan pawai ogoh-ogoh. Perbincangan juga diwarnai polemik peraturan Menteri Agama yang membolehkan malam takbiran Idulfitri di Bali namun tanpa pengeras suara, dan dilakukan di masjid/musala terdekat.

2. “Indonesia Bela Palestina” trending di X hari ini. Para pendengung memunculkan kembali keterangan Menlu Sugiono yang disampaikan 3 minggu lalu, yakni bahwa Indonesia tak wajib membayar iuran USD 1 miliar untuk Dewan Keamanan (BoP) inisiatif Presiden Trump. Video siniar Total Politik dengan tamu pakar intelijen Dr Stepi Anriani kembali ditampilkan dengan narasi meminta masyarakat jangan mau dibohongi dengan narasi palsu kewajiban membayar iuran Rp 17 triliun.

3. Google Trends hari ini diwarnai pencarian “Lebaran hari apa” dengan lebih 50 ribu pencarian, serta “Ari Larijani” dengan lebih 20 ribu pencarian di Google. Pemerintah Iran mengkonfirmasi tewasnya Kepala Dewan Keamanan Ari Larijani dalam serangan Israel pada Senin malam.

HIGHLIGHTS

1. Empat anggota TNI diduga menjadi pelaku penyerangan aktivis Andrie Yunus. Transparansi penanganan kasus tersebut akan menjadi taruhan, sejauh mana rezim ini memiliki komitmen terhadap penyelesaian kasus kekerasan terhadap aktivis tersebut. Publik menunggu, sejauh mana rezim akan berani buka-bukaan siapa dan apa motif di balik aksi penyerangan yang dilakukan para prajurit itu.

2. Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan, prajurit TNI harus terlibat dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan masyarakat. TNI adalah tentara rakyat yang harus selalu berada di tengah masyarakat. Benar bahwa TNI adalah tentara rakyat, namun haruskah terlibat dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan masyarakat? Pernyataan Menhan Sjafrie ini mengingatkan pada jargon era Orde Baru “ABRI manunggal dengan rakyat”.

3. Pemerintah lebih memilih efisiensi ketimbang menaikkan ambang batas defisit APBN di atas 3% PDB. Itu memang sesuai aspirasi semua ekonom karena pelebaran defisit sangat berisiko terhadap perekonomian. Namun, pilihan efisiensi tanpa menyentuh anggaran program prioritas Presiden, seperti MBG dan Kopdes Merah Putih, juga berisiko. Penyusunan APBN 2026 sebetulnya sudah mempertimbangkan efisiensi terhadap 15 pos anggaran K/L. Selain itu juga pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar 24,7% dibandingkan 2025.

Sementara anggaran MBG Rp 335 triliun dan KMP Rp 83 triliun plus 58,03% Dana Desa (Rp 34,57 triliun), tak tersentuh. Padahal banyak pos belanja dari kedua program prioritas itu yang bisa dipangkas. Jika program MBG difokuskan hanya bagi daerah yang rentan gizi buruk sehingga tak perlu menjangkau 60 juta penerima, pasti sangat banyak penghematan yang dilakukan. Apalagi berdasarkan laporan Project Multatuli, dari anggaran BGN untuk MBG, pos belanja makanan justru paling kecil.

SUMBER

BRIEF UPDATE
Kerjasama MAKPI dengan BDS Alliance
Rabu, 18 Maret 2026

Avatar photo

Makpi Support

Articles: 897

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *