Pimpinan BGN Diganti dan Ditangkap, Rupiah Melemah, dan Vonis 2,5 Tahun Pelaku Kasus Air Keras

HUKUM

1. Presiden Prabowo kemarin mencopot 3 pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana (ketua) dan 2 wakilnya, Letjen (Purn) Lodewyk Pusung dan Irjen (Purn) Sony Sonjaya. Mereka digantikan oleh Nanik S Deyang (ketua), serta Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai wakil. Alasan pencopotan, menurut Mensesneg Prasetyo Hadi, terkait tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Setelah pergantian pimpinan, kantor BGN yang berada di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus. Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dikabarkan sudah berada di gedung Kejagung hari ini, bersama 2 orang lainnya.

Menurut keterangan sumber Kejagung, penyidikan memfokus pada jual-beli titik lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur MBG. Perihal jual-beli lokasi SPPG yang melibatkan petinggi BGN, sudah ramai diperbincangkan sejak beberapa waktu lalu.

Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji menilai, perombakan pimpinan BGN itu tak lebih dari upaya pengendalian dampak atau damage control untuk menjaga citra program unggulan Presiden Prabowo. Ia mengatakan, program MBG yang bermasalah sejak awal, serta sistem pengawasan yang lemah, justru tidak tersentuh.

2. Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah dibekuk KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) kemarin di Jakarta. Bersama dia ditangkap juga puluhan orang serta barang bukti antara lain mobil, uang rupiah, valuta asing, dan logam mulia. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, kasus mereka mengenai pengurusan izin tinggal bagi warga negara asing (WNA). Untuk tinggal di Indonesia WNA memerlukan Kartu Izin Tinggal Tetap (Kitap) atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas), yang perizinannya dikeluarkan oleh Imigrasi.

3. Empat anggota TNI yang didakwa sebagai pelaku penganiayaan aktivis Kontras Andrie Yunus, dituntut oleh Oditur (jaksa) hukuman penjara selama 2 tahun 6 bulan. Para terdakwa tersebut adalah Sersan Dua Edi Sudarko, Letnan Satu Budhi Hariyanto Widhi, Kapten Nandala Dwi Prasetyo, dan Letnan Satu Sami Lakka.

Dakwaan dibacakan oditur hari ini di Pengadilan Militer II-08 Jakarta. Sementara itu, Andrie Yunus yang disiram air keras pada 12 Maret 2026, masih menjalani perawatan di RSCM. Andrie dan tim penasihat hukumnya tidak mengakui peradilan militer. Mereka menuntut kasusnya ditangani peradilan sipil.

EKONOMI

1. Rupiah semakin tak bertenaga. Pukul 12.08 WIB, rupiah berada di level Rp 17.930/USD, melemah 0,51% dari sehari sebelumnya di Rp 17.839/USD. Ini level terendah sepanjang masa. Mayoritas mata uang Asia melemah siang ini. Rupee mencatat pelemahan terdalam 0,52%, disusul rupiah 0,51%, ringgit 0,44%, dan bath 0,20%. Indeks dolar, yang mencerminkan nilai tukar USD terhadap mata uang utama dunia, tercatat berada di 99,26, naik dari sehari sebelumnya di 99,21.

Ekonom UOB Kay Hian, Surya Wijaksana, menilai pelemahan rupiah dipengaruhi oleh menipisnya surplus perdagangan. Jika surplus menipis, maka ada pemburukan defisit transaksi berjalan ke depannya. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, surplus perdagangan April yang hanya USD 89,1 juta – anjlok dari USD 3,32 miliar pada Maret – menandakan pasokan dolar dari perdagangan, jauh lebih tipis. Saat impor tumbuh tinggi, terutama bahan baku, energi dan barang modal, kebutuhan dolar meningkat tapi tak diimbangi tambahan dolar dari ekspor.

Baik Surya maupun Josua melihat penguatan rupiah ke depan tetap terbuka, meskipun terbatas. Josua menyebut ada 3 syarat untuk itu, yakni harga minyak turun karena kemajuan perundingan damai AS-Iran. Kedua, arus asing kembali masuk ke Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Ketiga, pemerintah memberi sinyal fiskal yang meyakinkan. Rupiah sudah tercatat menuju bulan terburuk sejak Oktober 2024 karena kekhawatiran belanja fiskal dan harga minyak tinggi, sehingga pasar membutuhkan bukti perbaikan yang lebih kuat. Bukan hanya pernyataan optimistis, kata Josua.

Merespons jatuhnya nilai tukar rupiah hingga Rp 17.930/USD, Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan, stabilitas nilai tukar rupiah butuh sinergi seluruh pemangku kepentingan. Untuk itu, BI terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, OJK, perbankan, dunia usaha, dan pelaku pasar. BI juga terus berada di pasar untuk memastikan stabilitas rupiah.

Selain itu, per 2 Juni 2026, BI memberlakukan threshold pembelian valas tanpa underlying menjadi USD 25.000/orang/bulan. BI juga terus mendorong penggunaan mata uang lokal dalam kerja sama bilateral melalui skema local currency transaction (LCT).

2. Pertamina masih menahan harga BBM nonsubsidi Pertamax di Rp 12.300/liter bulan ini, sementara harga keekonomiannya ditaksir mencapai Rp 16.427/liter. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan kebutuhan dana untuk menanggung selisih harga jual Pertamax sekitar Rp 2,2-2,3 triliun/bulan jika dihitung rata-rata konsumsi Pertamax sekitar 565 juta liter/bulan. Jika kebijakan menahan harga Pertamax dilanjutkan hingga akhir tahun, beban kumulatif yang timbul pada Juni-Desember 2026 bisa mencapai Rp 15-16,5 triliun.

Josua menilai, pemerintah dan Pertamina menghadapi dilema. Jika harga Pertamax dinaikkan mendekati nilai keekonomian, inflasi langsung melonjak kendati tak separah jika Pertalite yang dinaikkan. Jika terus ditahan, inflasi dapat terkendali dalam jangka pendek, namun beban Pertamina dan risiko kompensasi jadi meningkat. Ia menyarankan harga Pertamax disesuaikan terbatas jika nilai tukar rupiah tak kunjung menguat. Misalnya bertahap Rp 500 hingga Rp 1.000 per liter agar beban tak menumpuk terlalu besar.

3. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (3/6/2026) turun 4,94% ke posisi 5.889,48, bahkan sempat turun hingga 5,13%. Pada sesi penutupan hari ini, IHSG minus 4,11% di posisi 5.941. Saham-saham konglomerat dan bank-bank besar yang kemarin mengatrol IHSG justru membebani hari ini.

Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) Azhari Hardian mengatakan, koreksi tajam IHSG yang melebihi 4% pada perdagangan sesi I dipicu oleh aksi ambil untung pada saham-saham berkapitalisasi besar (big caps), khususnya sektor perbankan utama (big banks) dan kelompok emiten yang terafiliasi dengan Prajogo Pangestu.

HIGHLIGHT

Empat tentara yang dituduh sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus dituntut hukuman penjara selama 2 tahun 6 bulan. Penolakan kalangan pergerakan sipil terhadap kasus itu ditangani peradilan militer karena akan dijadikan tameng untuk melindungi anggotanya, mendapat bukti penguatan atas bobot tuntutan tersebut. Mereka dituntut hukuman yang tergolong ringan, padahal perbuatan mereka telah menyebabkan penderitaan seumur hidup bagi korban, selain itu mereka juga telah mencemarkan nama lembaga TNI.

Avatar photo

Makpi Support

Articles: 962

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *