Tingkat Kepuasan Publik ke Prabowo Turun, Gubernur BI Mengundurkan Diri, dan Polisi Tangkap Polisi

POLITIK

Berdasarkan hasil survei terbaru dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo per Juli 2026 sebesar 51,1%, turun drastis dibandingkan pada November 2025 sebanyak 81.2%, yang berarti turun 30,1%.

Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani kemarin menjelaskan, penurunan tingkat kepuasan publik ini berhubungan erat dengan merosotnya sentimen positif terhadap kondisi ekonomi, politik, dan penegakan hukum.

Survei dilakukan pada 5-19 Juli 2026. Populasi survei adalah seluruh warga Indonesia yang punya hak pilih. Sebanyak 749 dari mereka dipilih secara random. Survei dilakukan dengan wawancara melalui telepon dan tatap muka.

Dari hasil survei itu pula diperoleh gambaran sebanyak 13,5% menilai keadaan politik baik saat ini, sedangkan 42,8 persen menilai buruk. Sebanyak 33,6% responden menilai kondisi politik saat ini sedang saja dan 10,2% tidak menjawab atau tidak tahu.

Angka menunjukkan penurunan secara konsisten dibandingkan pada November 2025, yang sebanyak 35,8%. Lalu, pada Februari-Maret 2026, mereka yang menilai kondisi politik baik menurun lagi menjadi 27,1%, dan kini tinggal 13,5%.

EKONOMI

1. Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). Pengunduran diri disampaikan Perry melalui surat yang diterima Presiden Prabowo pada 25 Juli 2026, tanpa disertai tatap muka. Menurut Mensesneg Prasetyo Hadi, alasannya bersifat pribadi. Presiden Prabowo menerima pengunduran diri Perry, dan belum menunjuk penggantinya.

Perry diangkat untuk kedua kalinya pada 23 Mei 2023, dan seharusnya menjabat hingga 2028. Ia menjadi satu-satunya Gubernur BI yang menjabat dua kali.

Pasca-mundurnya Perry, seusai Undang-undang BI, Deputi Gubernur Senior, Destry Damayanti otomatis menjadi Pjs Gubernur. Destry memastikan pengunduran diri Perry tak akan berdampak pada tugas moneter BI. Menurut dia, BI memiliki sistem yang tak tergantung pada individu pejabat.

Sementara, Sekjen Kemenkeu Robert Leonard Marbun mengatakan, Menkeu Purbaya akan bertemu dengan jajaran dewan gubernur BI, hari ini. Purbaya mengadakan pertemuan khusus itu dalam kapasitasnya sebagai Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Robert mengatakan, Purbaya mengetahui pengunduran diri Perry dari berita.

Pengunduran diri Perry langsung menyengat rupiah dan IHSG. Pukul 10.55 WIB, rupiah kembali tembus level psikologis Rp 18.000/USD, terdepresiasi 0,36%. Pagi tadi rupiah sudah dibuka melemah 0,14% di Rp 17.960/USD. Senasib, pada perdagangan sesi I, IHSG ditutup melemah 0,36% di 6.173. IHSG berada di zona merah sendirian, di tengah indeks bursa-bursa Asia melesat naik seiring meredanya konflik AS-Iran yang saling tunda serangan.

2. Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata menilai, pergantian pucuk pimpinan BI bakal menjadi ujian terhadap independensi BI setelah berlakunya UU P2SK. Pertanyaan penting, kata Liza, adalah apakah Gubernur BI berikutnya cukup independen untuk mengatakan “tidak” kepada Presiden ketika kepentingan stabilitas moneter bertentangan dengan agenda pertumbuhan atau kebutuhan fiskal pemerintah.

Ekonom Bloomberg Economics, Tamara Henderson, melihat pengunduran diri ini dapat menambah daftar risiko negatif terhadap aset-aset Indonesia. Kekhawatiran utamanya adalah bahwa pergantian kepemimpinan BI dapat mengarah pada kebijakan moneter yang kurang prudent, misalnya melalui pembelian rutin obligasi pemerintah di pasar perdana, kata dia.

Ekonom CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai dampak mundurnya Perry terhadap rupiah relatif terbatas. Kalaupun terjadi pergerakan nilai tukar, faktor yang lebih dominan tetap berasal dari sentimen global, seperti arah kebijakan suku bunga bank sentral utama, kondisi geopolitik, hingga pergerakan arus modal.

Yusuf menilai Destry Damayanti sebagai Pjs Gubernur BI dapat memberikan kepastian bagi pasar. Destry memiliki pengalaman panjang dalam perumusan kebijakan moneter, menjaga stabilitas sistem keuangan, serta memahami dinamika pasar keuangan. Ia juga memiliki rekam jejak yang kuat sebagai ekonom.

3. Ketua Umum Apindo Shinta W Kamdani menilai kepastian proses transisi kepemimpinan BI menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan pasar dan kesinambungan kebijakan moneter. Karena itu, dunia usaha berharap penunjukan pimpinan definitif BI dapat segera memberikan kepastian, sekaligus berharap kerangka kebijakan moneter Indonesia akan tetap dijalankan secara prudent, independent, dan forward-looking.

Sementara Ketua Gabungan Pengusaha Eksportir Indonesia (GPEI) Benny Soetrisno belum melihat alasan yang mengarah pada perubahan besar terhadap kondisi moneter dalam waktu dekat. Menurut dia, BI tetap bekerja melalui mekanisme kelembagaan. Ia menilai BI telah memiliki berbagai instrumen untuk menjaga stabilitas kurs. Karena itu, pasar diharapkan tetap memberikan kepercayaan terhadap kebijakan yang telah berjalan.

HUKUM

Sebanyak 6 anggota polisi Polres Tangerang Selatan, Banten, ditangkap personel dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri pada 25 Juli lalu karena diduga mengedarkan narkoba. Jabatan tertinggi personel yang dibekuk itu adalah Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatresnarkoba) Polres Tangsel, yakni Ajun Komisaris Polisi (AKP) Pardiman. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso hari ini menjelaskan, 6 polisi itu sudah diserahkan ke Paminal Polda Metro Jaya untuk disidik.

TRENDING MEDSOS

1. Kata “Londo ireng” masih tetap trending di X. Warganet membicarakan leluhur Prabowo dari pihak ibu yang mengabdi penjajah Belanda, melawan Pangeran Diponegoro.

2. “Gubernur BI” memuncaki pencarian di Google hari ini dengan lebih dari 20.000 pencarian dalam 7 jam. Kata “Gubernur BI” juga trending di X.

3. Kata-kata “Matraman” dan “Ambon” masuk daftar Google Trends dan juga trending di X. Kedua kata itu berkaitan dengan bentrokan antarkelompok yang menewaskan seorang pemuda pada Minggu kemarin. Bentrokan dipicu aksi kelompok pemuda Ambon merusak gerobak nasi uduk karena tersinggung. Hingga hari ini polisi masih berjaga di kawasan Jalan Tambak, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat.

HIGHLIGHT

Hasil survei dari SMRC mewakili gambaran umum di media sosial yang isinya banyak mengeluhkan tentang aneka kebijakan dan pernyataan Presiden. Sebaiknya pemerintah memperhatikan betul tren penilaian publik ini, supaya tidak menjadi semakin memburuk.

Jangan sampai Presiden merasa masih mendapat dukungan kuat dari publik, sementara publik tidak menghargai legitimasinya.

SUMBER

BRIEF UPDATE
Kerjasama MAKPI dengan BDS Alliance
Senin, 27 Juli 2026

Avatar photo

Makpi Support

Articles: 1014

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *