POLITIK
1. Mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) serta dari beberapa universitas lain, menggelar unjuk rasa bertajuk “Menuju Indonesia Bangkrut”. Semula mereka berniat menggelar aksi di Bundaran HI, Jakpus, tapi polisi menghadang bus-bus mereka di kawasan dekat Gedung DPR Senayan. Alasan Polda Metro Jaya melarang mahasiswa menggelar aksi protes di Bundaran HI karena lokasi tersebut merupakan pusat aktivitas masyarakat dan perekonomian. Polisi mengarahkan mahasiswa menggelar protes di DPR atau di kawasan Patung Kuda, dekat Monas, Jakpus.
Karena bus-bus yang mengangkut mereka dihadang polisi, para mahasiswa pun melanjutkan dengan berjalan kaki ke Bundaran HI, yang jaraknya sekitar 6,5 km. Para mahasiswa menyuarakan 5 lima tuntutan. Pertama, meminta pemerintah menghentikan pemborosan APBN. Kedua, turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM. Ketiga, hentikan program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Keempat, hentikan militerisme sipil. Dan kelima, menuntut Presiden Prabowo berhenti mengelak dan mengakui kesalahan pemerintah.
Merespons aksi demo mahasiswa, Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menyatakan hal tersebut merupakan hak setiap warga untuk menyampaikan pendapat. Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengungkapkan, untuk pengamanan demo di Jakarta hari ini, dikerahkan 4.151 petugas yang terdiri dari 3.651 personel kepolisian dan 500 anggota TNI.
2. Bersamaan dengan aksi demo mahasiswa di Jakarta, Kementerian Pertahanan menggelar apel siaga untuk ratusan personel Komponen Cadangan Aparatur Sipil Negara (Komcad ASN), bertempat di kantor Kemhan yang berjarak sekitar 100 meter dari Patung Kuda, Monas, Jakpus. Dalam surat perintah apel siaga pukul 07.00 tersebut, dirinci jumlah personel Komcad yang diundang hadir. Jumlahnya sebanyak 500 orang dari 42 kementerian.
SOSIAL
Sejumlah wilayah di beberapa kota di Pulau Jawa antara lain Depok (Jabar), Bekasi (Jabar), dan Kabupaten Malang (Jatim), mengalami pemadaman listrik bergiliran dalam beberapa hari terakhir ini. Pihak PLN menyampaikan, pemadaman itu karena ada pemeliharaan jaringan. Lembaga yang mengadvokasi masalah energi Institute for Essential Services Reform (IESR), menduga pemadaman itu diakibatkan oleh rendahnya cadangan bahan bakar di sejumlah pembangkit listrik di Jawa-Bali sehingga terpaksa beroperasi di bawah kapasitas. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, pemadaman itu terjadi karena ada kendala teknis pada mesin pembangkit.
HUKUM
Pangkal perkara yang menyebabkan Bupati Muara Enim Edison dibekuk KPK adalah pemberian suap kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Selatan, supaya laporan audit keuangan Pemerintah Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2025 menampilkan hasil yang bagus. Pada 10 Juni lalu, KPK menangkap Edison dan sejumlah orang lainnya termasuk Ketua Tim Pemeriksaan BPK Perwakilan Sumatera Selatan, Titin Rita Lestari. Untuk mengubah hasil audit itu, kata Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein, suap untuk BPK disepakati sejumlah Rp 1,6 miliar.
EKONOMI
1. Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengatakan, pemerintah akan menaikkan tunjangan guru honorer (non-ASN) dan guru ASN. Khusus guru non-ASN tunjangannya dinaikkan Rp 1,5 juta menjadi Rp 2 juta, dan tunjangan guru ASN diberikan sesuai gaji pokok masing-masing. Nantinya, gaji dan tunjangan guru ditransfer langsung ke rekening masing-masing. Pemerintah juga akan membuka beasiswa bagi guru untuk jenjang D4 atau S1 dengan kuota 150.000 orang tahun ini. Nominalnya sama seperti tahun lalu, Rp 3 juta per semester.
2. Bank Indonesia (BI) mengatakan, investor asing merespons positif kenaikan suku bunga acuan BI Rate menjadi 5,50%, dan penguatan imbal hasil instrumen investasi rupiah. Menurut Kepala Dept Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, hal itu tercermin dari meningkatnya aliran modal asing ke instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) pasca lelang 10 Juni lalu. Sejalan dengan itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus mengalami penguatan dan kembali berada di bawah level Rp 18.000/USD.
Rupiah mengakhiri perdagangan pekan ini di zona hijau, semakin menjauh dari level psikologis Rp 18.000/USD. Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup menguat 0,61% ke posisi Rp 17.865/USD. Penguatan sudah terlihat sejak pembukaan perdagangan. Rupiah menguat 0,42% ke Rp 17.900/USD. Sementara, indeks dolar AS (DXY) per pukul 15.00 WIB terpantau bergerak stabil di level 99,875. Pada perdagangan sebelumnya, DXY melemah 0,09%.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong menilai, langkah BI menaikkan BI Rate menjadi salah satu faktor utama yang memperbaiki sentimen pasar terhadap rupiah. Keputusan BI menggelar rapat mingguan memberikan sinyal bahwa BI bisa kembali menaikkan suku bunga jika diperlukan. Lukman juga menilai kebijakan menaikkan harga Pertamax turut memberikan sentimen positif karena berpotensi mengurangi tekanan terhadap APBN.
3. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Deyang memastikan akan mengevaluasi skema insentif operasional Rp 6 juta sehari yang selama ini diberikan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Evaluasi tersebut tak akan berdampak pada anggaran makanan Rp 10 ribu per porsi. Menurut dia, komponen insentif operasional dapur berbeda dengan alokasi biaya bahan baku makanan. Selain itu, BGN juga akan mengkaji penghentian penyaluran MBG bagi anak-anak dari keluarga sejahtera.
Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat meminta pemerintah mempertimbangkan penghentian sementara program MBG untuk evaluasi komprehensif. Menurut dia, persoalan utama MBG ada pada kesiapan sistemnya. Target produksi ribuan porsi per SPPG berpotensi melampaui kapasitas sebagian besar dapur. Lalu, besarnya anggaran harus diikuti pengukuran terkait efektivitas, efisiensi, serta dampaknya, termasuk dampak fiskal terhadap sektor lain, seperti pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.
TRENDING MEDSOS
1. BEM UI dan Demo trending di X, terkait aksi BEM UI dan sejumlah elemen mahasiswa lain di seputar HI yang mengangkat tagar #MenujuIndonesiaBangkrut. Aksi demo itu juga trending di media sosial lain.
2. “Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia” masuk daftar Google Trends hari ini. Berita terkait BEM-SI itu, adalah respons Kepala BIN Muhammad Herindra mengenai ancaman reformasi jilid 2 yang mewarnai pembicaraan di ruang digital menjelang demonstrasi hari ini.
HIGHLIGHTS
1. Apel siaga Komcad ASN di tengah aksi massa meskipun akan disebut sebagai kegiatan internal rutin sekalipun, namun secara sosiopolitik tidak bisa dibaca sebagai suatu acara atau kegiatan yang kebetulan bersamaan. Harus dicermati secara kritis apakah apel-apel seperti itu akan semakin intens dilakukan seiring dengan maraknya aksi massa. Apalagi jika nantinya Komcad ini ikut diturunkan untuk menghadapi aksi massa. Jika itu yang terjadi maka bukan hanya berpotensi membenturkan sesama warga negara, tetapi juga mencederai semangat demokrasi di mana aksi massa adalah saluran aspirasi yang seharusnya dijaga oleh aparat keamanan yang profesional, bukan dikonfrontasikan dengan elemen sipil lainnya.
2. Terjadi pemadaman listrik dalam waktu lebih dari 10 jam di sejumlah provinsi di Sumatera pada 22 Mei lalu. Menurut PLN kejadian itu akibat kerusakan transmisi. Pemadaman listrik bergiliran juga terjadi di sejumlah daerah di Jawa beberapa hari terakhir ini. Alasan PLN, karena ada pemeliharaan jaringan. Namun, di publik muncul dugaan bahwa pemadaman itu erat terkait dengan kondisi keuangan negara, dan nilai dolar AS yang menguat. Disebut bahwa pemadaman itu disebabkan pada cashflow PLN. Perusahaan listrik ini membeli sebagian daya listrik dari pembangkit swasta, yang kontraknya dalam mata uang USD. Masalah terjadi ketika nilai rupiah merosot terhadap dolar AS, PLN terpaksa membayar lebih mahal, mengingat pendapatannya dalam bentuk rupiah. Namun, apa yang sebenarnya terjadi, hanya PLN dan Kementerian ESDM yang paling tahu.
SUMBER
BRIEF UPDATE
Kerjasama MAKPI dengan BDS Alliance
Jumat, 12 Juni 2026





