Ribuan Rakyat Demo di DPRD Kaltim, Kapal Pertamina Masih Tertahan, dan BI Rates Ditetapkan 4,75%

POLITIK

1. Dua buah kapal tanker milik Pertamina yang mengangkut 2 juta barel minyak mentah atau crude oil masih belum bisa melewati Selat Hormuz sejak perang AS-Israel vs Iran meletus 28 Februari lalu. Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono hari ini menjelaskan, Kedutaan Besar Indonesia di Teheran terus melakukan negosiasi dengan pemerintah Iran supaya kedua tanker tersebut mendapat akses. Kata Sugiono, proses negosiasi tak kunjung selesai karena ada permasalahan yang kompleks di lapangan akibat dari situasi di internal Iran.

Di sisi lain, lanjut Sugiono, ada kesepakatan dari konferensi internasional yang diinisiasi Prancis dan Inggris bahwa negara-negara yang mengikuti konferensi tersebut menolak segala jenis pemungutan atau tol bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz. Karena pungutan tol itu dinilai bertentangan dengan hukum internasional mengenai freedom of navigation. Indonesia termasuk di dalam kesepakatan tersebut. Akibat perang itu, Iran menutup Selat Hormuz, tapi memberi izin lintas bagi kapal dari negara yang dinilai Iran tidak memusuhi dirinya. Selain itu, Iran menerapkan tol USD 2 juta per kapal.

2. Mulai hari ini, Rabu 22 April 2026, sebanyak 1.773 aparatur sipil negara (ASN) mengikuti pendidikan sebagai calon komponen cadangan (komcad) selama satu setengah bulan. Saat membuka pelatihan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan Letjen TNI Gabriel Lema menyatakan, mereka merupakan rombongan gelombang pertama komcad ASN.

Para ASN dari berbagai kementerian itu akan menjalani pelatihan dasar militer (latsarmil), termasuk menembak, di 6 fasilitas milik TNI di sejumlah daerah. Gabriel mengungkap, saat ini TNI sudah mempunyai sebanyak sekitar 50.000 personel, yang berasal dari unsur sukarela, dan lainnya.

EKONOMI

1. Lembaga pemeringkat Fitch Ratings menegaskan peringkat kredit empat bank besar Indonesia – Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BCA – di level investment grade ‘BBB’ dengan outlook negatif. Selain itu, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia juga ditegaskan pada level serupa. Langkah ini diambil menyusul revisi terhadap outlook sovereign atau kedaulatan Indonesia menjadi negatif sejak Maret 2026, yang dipicu oleh ketidakpastian kebijakan fiskal nasional serta meningkatnya risiko eksternal yang membayangi stabilitas ekonomi global.

Khusus untuk bank BUMN seperti Mandiri, BNI, dan BRI, peringkat itu sangat bergantung pada ekspektasi dukungan pemerintah. Ketiga bank BUMN ini memiliki peran sistemik yang krusial, di mana Mandiri sendiri menguasai pangsa kredit sekitar 22% dan dana pihak ketiga 21%. Begitu pula bagi BRI yang dominan di segmen mikro, serta BNI sebagai salah satu bank terbesar nasional. Meskipun dibayangi outlook negatif, Fitch menilai fundamental internal perbankan nasional masih solid.

2. Menanggapi sorotan lembaga pemeringkat kredit berskala internasional Standard and Poor’s (S&P) tentang rasio bunga utang terhadap penerimaan negara yang tinggi, Menkeu Purbaya mengatakan tak perlu takut. Pemerintah akan menggenjot pendapatan pajak yang ditargetkan tumbuh 30% sampai akhir tahun.

Ia optimistis target tersebut tercapai kalau pertumbuhan ekonomi tetap terjaga. Realisasi penerimaan pajak hingga 31 Maret 2026 tercatat Rp 394,8 triliun, tumbuh 20,7% (yoy), sedikit melambat dibandingkan Januari dan Februari yang sempat tumbuh masing-masing sebesar 30,7% dan 30,4%. Menurut Purbaya, itu karena di Maret ada libur panjang.

Tahun ini pembayaran bunga utang Indonesia ditargetkan Rp 599,5 triliun dalam APBN, sedangkan pendapatan negara ditargetkan Rp 3.153,9 triliun, rasionya telah mencapai 19%. Sementara utang jatuh tempo pemerintah sekitar Rp 800 triliun. Sehingga rasio pembayaran cicilan pokok dan bunga terhadap pendapatan (DSR) juga meningkat. Menurut ekonom Paramadina, Wijayanto Samirin, eskalasi perang di Timur Tengah yang mendongkrak harga energi dan memicu pelemahan rupiah membuat DSR tahun ini meningkat, dari 49% menjadi 51%.

3. Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) periode April memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI Rate di 4,75%, suku bunga deposit facility 3,75%, dan lending facility 5,5%. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, keputusan itu untuk memperkuat stabilitas rupiah di saat memburuknya perekonomian global akibat perang Timur Tengah. Ia juga mengatakan, ruang penurunan BI Rate ke depan akan semakin lama dan semakin tertutup.

Selama periode konflik Timur Tengah, aliran modal asing keluar cukup deras. Sejak akhir Februari hingga akhir Maret aliran modal asing keluar, tercatat USD 1,7 miliar. Namun, pada April aliran modal asing masuk lebih deras, mencapai USD 1,9 miliar. Menurut dia, rupiah sudah memasuki kondisi stabil. Per 21 April rupiah di Rp 17.140/USD, hanya melemah 0,87 poin dari posisi akhir Maret. Perry yakin rupiah stabil dan menguat.

4. Menkeu Purbaya memberhentikan Febrio Nathan Kacaribu dari jabatan Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal (SEF), dan Luky Alfirman dari jabatan Dirjen Anggaran. Untuk sementara operasional kedua direktorat jenderal itu dipimpin seorang pelaksana harian (Plh). Mengenai karier Febrio dan Luky, Purbaya mengatakan, saat ini Kemenkeu masih melakukan kajian untuk menentukan posisi yang sesuai dengan kompetensi keduanya.

Selain dua posisi tersebut, kekosongan jabatan juga terjadi pada kursi Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan yang sebelumnya ditinggalkan oleh Masyita Crystallin. Purbaya mengaku tengah menyeleksi kandidat terbaik untuk mengisi tiga jabatan strategis Eselon I tersebut. Febrio telah mengabdi di Kemenkeu sejak 2020 dan menjabat sebagai Dirjen SEF sejak Mei 2025. Sementara itu, Luky memulai karier di Kemenkeu sejak 1995.

SOSIAL

Presiden Prabowo berencana meningkatkan jumlah konser K-Pop untuk para pecinta K-Pop di Indonesia. Rencana itu disampaikan Prabowo kepada Menlu Sugiono. Presiden Prabowo mengunjungi Korsel pada Maret lalu. Berdasarkan informasi yang dihimpun Google, Indonesia termasuk dalam 3 pasar terbesar K-Pop sedunia tahun 2025. Sepanjang tahun 2026 ini tercatat ada 12 konser K-Pop yang sudah berjalan maupun dijadwalkan akan manggung.

TRENDING MEDSOS

1. Nama “Dudung Abdurachman” merupakan salah satu yang paling dicari di Google. Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan itu dipanggil Presiden Prabowo di Istana, kemarin sore. Ditanya tentang isu blanket overflight untuk pesawat AS, Dudung menegaskan, pesawat asing tidak diperbolehkan melintasi wilayah udara RI tanpa izin. Ia menekankan prinsip tersebut sejalan dengan aturan internasional mengenai kedaulatan wilayah udara suatu negara.

2. Nama “Rudy Mas’ud”, gubernur Kaltim. juga menjadi topik paling dicari di Google. Ribuan warga Kaltim berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kaltim, kemarin sore, setelah pagi harinya berunjuk rasa di Gedung DPRD. Aksi di depan Kantor Gubernur sempat ricuh. Demonstran mengecam kebijakan belanja Pemprov Kaltim yang tak pro-rakyat miskin, mulai belanja mobil mewah Rp 8,5 miliar hingga renovasi rumah jabatan gubernur Rp 5 miliar.

HIGHLIGHTS

1. Demo ribuan rakyat di depan gedung DPRD dan kantor Gubernur Kaltim di Samarinda kemarin, menyuarakan protes atas kebijakan belanja Pemprov Kaltim yang tak pro-rakyat miskin. Ini ditunjukkan antara lain berupa belanja mobil mewah Rp 8,5 miliar dan renovasi rumah jabatan gubernur sebesar Rp 5 miliar. Rakyat sebagai pemilik suara memang pantas melakukan koreksi jika pemimpinnya berjalan tanpa peduli terhadap kondisi rakyatnya. Dan itu berlaku universal, tak hanya di Kaltim.

2. Perekonomian Indonesia kini berada dalam tekanan yang semakin dalam dan kompleks, bukan hanya dari guncangan eksternal seperti konflik Timur Tengah yang mengganggu jalur energi strategis dan memperlemah rupiah, tetapi juga dari kerentanan internal yang kian terbuka. Outlook negatif dari Fitch terhadap perbankan, yang mengikuti penurunan outlook sovereign, menegaskan bahwa persoalan utama terletak pada ketidakpastian kebijakan fiskal dan meningkatnya risiko utang, di mana rasio pembayaran bunga dan pokok utang terus mendekati batas yang mengkhawatirkan. Optimisme pemerintah untuk meningkatkan penerimaan pajak hingga 30% tampak terlalu bertumpu pada asumsi pertumbuhan, sementara realisasi mulai melambat dan ruang fiskal semakin sempit. Di sisi moneter, keputusan BI menahan suku bunga, menunjukkan ruang kebijakan yang makin terbatas: menjaga stabilitas rupiah berarti mengorbankan stimulus pertumbuhan. Bahkan dinamika internal, seperti pergantian mendadak pejabat strategis di Kementerian Keuangan, memberi sinyal ketidakpastian kelembagaan di saat konsistensi justru dibutuhkan. Semua ini terjadi dalam lanskap politik dan sosial yang diwarnai ketegangan, dari konflik Papua hingga protes publik atas kebijakan yang dianggap tidak berpihak, yang pada akhirnya memperbesar risiko kepercayaan dan biaya ekonomi. Namun di tengah tekanan tersebut, masih tersisa bantalan meskipun tipis: fundamental perbankan yang relatif kuat dan arus modal yang mulai kembali masuk, memberi ruang untuk bertahan. Pertanyaannya bukan lagi apakah ekonomi bisa tumbuh, tetapi apakah ia mampu bertahan tanpa kehilangan arah di tengah krisis kepercayaan yang semakin nyata.

SUMBER

BRIEF UPDATE
Kerjasama MAKPI dengan BDS Alliance
Rabu, 22 April 2026

Avatar photo

Makpi Support

Articles: 923

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *