DPR Serius Awasi Kasus Penyiraman Kontras, Rakortas Digelar Bahas Defisit 3%, dan IHSG Ditutup Melemah

POLITIK

1. DPR menaruh perhatian serius pada kasus penyiraman air keras terhadap aktivis sekaligus Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Berdasarkan hasil keputusan rapat Komisi III DPR hari ini dengan Kontras, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menjelaskan, guna mengawasi dan mengawal penyelidikan atas kasus tersebut, Komisi III akan menggelar rapat kerja berkala dengan aparat hukum terkait dan Kontras.

Dari rapat tersebut juga dirumuskan sejumlah rekomendasi. Antara lain, Andrie Yunus wajib memperoleh haknya untuk mendapatkan perlindungan dari negara, meminta Polri mengusut tuntas, meminta Polri dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) berkoordinasi untuk memberikan perlindungan khusus kepada Andrie, keluarga, organisasi, serta pihak terkait lainnya. Selain itu, Komisi III DPR meminta Kementerian Kesehatan menjamin seluruh biaya pengobatan terbaik dan pemulihan kesehatan Andrie Yunus.

2. Anggota DPR dari Fraksi PDIP Yulius Setiarto menilai, penyerangan terhadap Andrie Yunus aktivis muda tersebut, terindikasi kuat sebagai kejahatan terencana dengan tujuan menebar teror untuk membungkam suara kritis para aktivis. Kata Yulius, teror itu jelas merupakan ancaman serius terhadap kehidupan demokrasi dan penegakan HAM yang telah diperjuangkan sejak era reformasi. Ia meminta Polri untuk segera bertindak cepat, profesional, dan transparan, dalam mengusut tuntas kasus tersebut.

3. Andrie Yunus disiram air keras di Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis, 12 Maret 2026 sekitar pukul 23.37 WIB. Ia mengalami luka bakar sekitar 35% pada tubuhnya, dan terparah pada matanya. Berdasarkan hasil penelusuran rekaman CCTV di 86 titik, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin hari ini memaparkan, pelaku sebanyak 4 orang, menggunakan sepeda motor. Para pelaku tersebut membuntuti pergerakan Andrie setelah ia menyelesaikan rekaman di kantor YLBHI Jakarta.

Setelah 2 pelaku yang berboncengan dengan satu sepeda motor menyiramkan air keras ke arah Andrie yang sedang mengendarai sepeda motor juga, mereka kabur. Berdasarkan deteksi rekaman CCTV, keempat penyerang dengan dua sepeda motor itu berpencar, satu sepeda motor mengarah ke Jakarta Selatan, dan satunya lagi ke arah Bogor. Kombes Iman Imanuddin mengatakan, para pelaku sangat tenang dan tidak ada kepanikan, tanpa menyebut mereka orang terlatih.

4. Meskipun mendapat desakan dari berbagai kalangan supaya Indonesia keluar dari keanggotaan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) bentukan Presiden AS Donald Trump, Presiden Prabowo menyatakan bahwa Indonesia tetap berada dalam BoP. Berdasarkan rilis dari Badan Komunikasi Pemerintah hari ini, Prabowo akan mempengaruhi BoP untuk memerdekakan Palestina melalui solusi dua negara (two-state solution). Prabowo menyebutkan bahwa semua pembahasan terkait BoP sedang ditangguhkan, termasuk rencana Indonesia mengirim pasukan perdamaian ke Gaza.

EKONOMI

1. Para menteri ekonomi berkumpul di Kantor Menko Perekonomian untuk rapat koordinasi terbatas (Rakortas). Hadir antara lain Menkeu Purbaya, Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, dan Wamen PU Diana Kusumastuti. Berdasarkan info, Rakortas akan membahas tindak lanjut rapat kabinet paripurna bersama Presiden Prabowo Jumat pekan lalu. Salah satu agendanya adalah persiapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) yang memungkinkan pelebaran batas defisit APBN 3% akibat konflik di Timur Tengah.

Di rapat kabinet paripurna itu, Airlangga memaparkan 3 skenario dampak perang yang semuanya mengasumsikan defisit di atas 3%. Skenario I, jika perang selama 5 bulan, harga minyak Indonesia (ICP) jadi USD 86/barel, nilai tukar Rp 17.000/USD, pertumbuhan 5,3%, yield SBN 6,9%, defisit APBN 3,18%. Jika 6 bulan, patokan ICP jadi USD 97/barel, kurs rupiah Rp 17.300/USD, pertumbuhan ekonomi 5,23%, yield SBN 7,2%, dan defisit 3,53%. Jika 10 bulan, ICP USD 115/barel; rupiah Rp17.500/USD, pertumbuhan 5,2%, yield SBN 7,2%, dan defisit 4,06%.

Presiden Prabowo dalam wawancara eksklusif dengan Bloomberg yang terbit kemarin menegaskan, pemerintah tetap berkomitmen menjaga disiplin fiskal dengan mempertahankan batas defisit anggaran 3% dari PDB. Ia menegaskan, batas defisit sebagai instrumen penting untuk menjaga kedisiplinan pengelolaan keuangan negara. Ia memastikan aturan tersebut tidak akan diubah, kecuali dalam kondisi darurat besar seperti saat Covid-19.

2. Ekonom senior Bright Institute Awalil Rizky menilai, opsi pelebaran defisit di atas 3% bukan pilihan tepat di saat kondisi fiskal yang semakin rentan. Pelebaran defisit akan mendongkrak rasio utang atas PDB, Rasio beban pembayaran utang, dan rasio beban pembayaran bunga utang. Alokasi pembayaran bunga utang tahun ini sebesar Rp 599 triliun kemungkinan akan terlampaui, mengingat kenaikan yield SBN dan pelemahan kurs karena ada utang berdenominasi valas.

Menurut Awalil, ketimbang melonggarkan batas defisit ada opsi lain dengan risiko lebih terukur, yakni memangkas program prioritas beranggaran jumbo. Antara lain MBG, Kopdes Merah Putih, belanja alutsista (alat utama sistem senjata) dan almatsus (alat material khusus). Selain itu, efisiensi dengan merampingkan kementerian/lembaga yang saat ini ada 49 kementerian.

LPEM UI juga merekomendasikan penyesuaian anggaran belanja sebagai solusi yang realistis atas kenaikan harga minyak dunia akibat perang Timur Tengah. Salah satunya program MBG yang pagunya Rp 335 triliun, 10,7% dari total belanja pemerintah pusat Rp 3,149,7 triliun. Selain itu, penyesuaian harga BBM bersubsidi seperti yang pernah dilakukan pada 2022 saat pecah perang Rusia-Ukraina.

LPEM UI juga mengusulkan implementasi subsidi yang tepat sasaran dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat yang paling membutuhkan. Dengan asumsi optimis, pemberian BLT Rp 500.000/bulan selama 8 bulan kepada rumah tangga miskin yang membutuhkan anggaran Rp 140,7 triliun, hanya separuh belanja MBG (Rp 335 trilin) serta subsidi dan kompensasi energi (Rp 381,3 triliun).

TRENDING MEDSOS

1. “Siapkan Cadangan BBM” trending di X. Sejumlah akun di X mencuitkan kata-kata itu dengan narasi kesiapan otoritas berupa koordinasi antarinstansi demi kelancaran mudik Lebaran. Topik itu trending bersama-sama dengan kalimat “Pelayanan Hari Lebaran” dan tagar #PengamananMudik2026.

2. Seruan “Awas Adu Domba” dan “Tegakkan Hukum”, trending di X berkaitan dengan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM Andrie Yunus. Para pendengung mengingatkan adanya perang opini yang dibiayai asing, merujuk Open Society George Soros. Akun-akun tersebut mengingatkan untuk mewaspadai opini yang mendelegitimasi institusi negara, menyerang TNI dengan tuduhan palsu, dan sebagainya.

HIGHLIGHTS

1. Wacana pelebaran batas maksimal defisit APBN 3% semakin menguat. Hari ini nilai tukar rupiah nyaris menyentuh Rp 17.000/USD. Pada pukul 12.45, rupiah melemah 0,3% di Rp 16.994/USD. Beberapa analis menyebut, investor merespons meningkatnya ketidakpastian fiskal setelah muncul isyarat bahwa batas defisit APBN 3% sulit dipertahankan. Sementara di pasar saham, IHSG ditutup melemah 97,8 poin (1,37%) di 7.039,4 pada sesi I perdagangan hari ini. Pelemahan ini menjadi yang terendah sejak Juli 2025. Sejumlah ekonom sudah menyampaikan peringatan jika opsi pelebaran batas defisit diambil, dan menyarankan pemangkasan program dengan anggaran jumbo, termasuk MBG dan Kopdes Merah Putih. Saran itu perlu dipertimbangkan pemerintah.

2. Komitmen Komisi III DPR untuk mengawal penanganan kasus penyerangan terhadap aktivis Andrie Yunus layak mendapat apresiasi, meskipun sudah semestinya DPR melakukan hal semacam itu. Namun, kasus ini juga harus menjadi titik tumpu bagi DPR untuk menjalankan pengawasan secara lebih serius mengingat sejumlah kasus teror lainnya yang sudah berlangsung lama, seperti teror kepala babi di kantor Tempo, seakan sudah dilupakan DPR. Tidak ada upaya DPR menagih hasil kepada Kapolri. Jika kasus Andrie ini juga diperlakukan demikian, bukan tak mungkin sorotan publik akan kembali mengemuka terhadap DPR.

3. Guncangan hari ini menunjukkan bahwa persoalan ekonomi kita bukan lagi semata soal tekanan eksternal, melainkan krisis kepercayaan terhadap kemampuan negara mengelola risiko. Wacana Perppu untuk melampaui batas defisit 3% —meski Presiden sendiri menyatakan komitmen mempertahankannya— sudah cukup memicu kegelisahan pasar: rupiah nyaris Rp 17.000 per dolar, IHSG melemah, dan yield berpotensi naik. Ini menandakan investor lebih peka pada sinyal inkonsistensi kebijakan daripada pada pidato penenang. Dalam situasi fiskal yang berisiko, usulan para ekonom untuk meninjau ulang belanja jumbo seperti MBG, Kopdes Merah Putih, alutsista, dan gemuknya struktur kementerian, layak dibaca sebagai upaya menyelamatkan ruang fiskal, bukan semata kritik oposisional. Pada saat yang sama, teror terhadap Andrie Yunus mengingatkan bahwa kepastian hukum dan perlindungan ruang sipil juga bagian dari prasyarat ekonomi: negara yang gagal melindungi warganya yang kritis, akan kesulitan meyakinkan publik maupun pasar bahwa tata kelola berjalan sehat. Namun masih ada ruang koreksi: Presiden belum secara resmi membuka pintu pelonggaran defisit, DPR mulai mengawal kasus teror secara lebih serius, dan opsi belanja yang lebih tepat sasaran seperti BLT tetap tersedia. Masalahnya bukan tiadanya pilihan, melainkan apakah pemerintah bersedia memilih rasionalitas kebijakan di atas dorongan politik jangka pendek.

SUMBER

BRIEF UPDATE
Kerjasama MAKPI dengan BDS Alliance
Senin, 16 Maret 2026

Avatar photo

Makpi Support

Articles: 895

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *